Apresiasi, Memorial

Ngarit And Riset Yang Pak Harto Ajarkan

Bulan Maret adalah bulan pak Harto , kenapa ?

Karena beliau lahir di bulan tersebut dan untuk mengawali kita masuk ke bulan tersebut , mari kita mengenang apa yang sudah beliau perbuat selama masa pemerintahan beliau .

Dibawah akan di sajikan sebuah cerita singkat tentang hal yang beliau lakukan dengan cara yang sangat unik bagaimana beliau bisa menjadi dekat di hati rakyatnya .

Dikisah oleh :

https://twitter.com/pupiena?s=09Lihat Yan (@pupiena): https://twitter.com/pupiena?s=09

Pada satu survey di pantura, saya mendengar bahwa di awal 1980an ada sebuah program pemerintah yang mengundang masyarakat ke balai desa setempat untuk mengikuti penataran P4. Pulangnya ada yang membawa ayam selusin, kambing sepasang, seekor sapi/kerbau dan satu sak benih padi.

Masyarakat membawa pulang ‘pinjaman modal’ ini dengan pengembalian berupa hewan ternak atau barang yang sama dalam jangka waktu tertentu. Untuk sapi/kerbau pemerintah meminjamkan yang betina, dan jika ingin dikawinkan tinggal dibawa ke ‘dinas pertanian’ untuk mating dengan jantan yang sudah ada. 

Mungkin program ini terdengar sederhana, dan mungkin beberapa pihak merasa lebih efektif jika diberikan dalam bentuk uang. Tapi mari kita telah bersama. Correct me if i am wrong yaa.. 

Penataran P4 yang dihadiri oleh masyarakat desa itu pasti berfungsi sebagai pembuka mindset awal dari serentetan program yang dimaksudkan ini. Begitu mindset sudah terbuka, masyarakat diberikan modal pinjaman berbentuk hewan ternak dan benih agar fokus dan tidak berpikir outside the frame. 

Masa pengembalian pinjaman itu dimaksudkan sebagai deadline dan disini akan terlihat output n outcome yang terukur. 

Anda tahu apa yg terjadi setelah opening mindset ? Masyarakat akan merasa lebih siap dan punya action plan yang jelas untuk menjalankan apapun yang akan memperbaiki kehidupannya. Keyakinan ini diperkuat dengan diberikannya pinjaman berupa hewan ternak dan benih padi yang membuat mereka,l ebih fokus dalam proses perbaikan kehidupan mereka sendiri.


Contoh : seorang warga yang membawa sepasang kambing sudah pasti akan membuat rencana bagaimana mengembalikan kambing2 ini tapi ketika dikembalikan mereka sudah mendapatkam anakannya.
Akhirnya dia mengisi hari-harinya dengan ‘ngarit’ n riset. 

Riset mana rumput yg terbaik, bagaimana bisa beranak cepat dll. Ini yang disebut dengan fokus.

Ketika rakyat sudah fokus pada tujuan hidupnya masing2, pikiran2 negatif yang tdk penting cenderung tersingkirkan. Apalagi kalau proses panjang tadi sdh membuahkan hasil.

Disini kita bisa lihat kecerdasan Pak Harto dan orang2 disekitarnya. Masyarakat fokus bekerja keluar dari zona ketidakmampuan tanpa berpikir soal hal2 negatif yang memecah persatuan. Karena masyarakat sudah sampai di satu level kepuasan diri yang diawali dari terbukanya mindset.

Peran Pak Harto dalam kemajuan bangsa ini tidak bisa dihapuskan dengan kecaman dan ketidaksetujuan. Yang menyedihkan adalah Pak Hartolah yang membangunkan ratusan ribu SD Inpres bagi mereka yang kemudian melengserkan dan menghujatnya.


Al fatihah 🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: